Varian iPhone XS dan XS Max yang Masuk Indonesia Dibekali E-SIM

JawaPos.com – Anak usaha Erajaya Group, Teletama Artha Mandiri (TAM) berencana membawa trio iPhone terbaru, yakni iPhone XS, XS Max, dan iPhone XR pertengahan Desember mendatang. Untuk di Indonesia, varian iPhone XS dan XS Max yang akan hadir mengusung teknologi dual SIM. Yaitu, dual SIM dengan gabungan SIM fisik dengan e-SIM alias SIM Elektronik.

Hal tersebut dibenarkan Direktur Komunikasi dan Pemasaran Erajaya Group Djatmiko Wardoyo. Dia memastikan bahwa iPhone XS dan XS Max yang akan masuk ke Indonesia adalah versi yang menggunakan dual SIM gabungan SIM fisik dan e-SIM. “Dual SIM, tetapi yang satunya e-SIM,” ujarnya kepada JawaPos.com melalui pesan singkat.

Sayangnya, Koko, panggilan akrabnya, enggan membeberkan alasan pihaknya memilih varian terebut untuk pasar tanah air. Pasalnya, di Indonesia teknologi e-SIM memang masih asing dan operator telekomunikasi di Indonesia belum ada yang mengimplementasikan teknologi tersebut.

iPhone XS Indonesia, iPhone XS Max Indonesia, iPhone XS E-SIMIlustrasi: Kartu SIM fisik. (EHowTech)

Seperti diketahui, dua dari varian iPhone terbaru yakni iPhone XS dan iPhone XS Max memang mengusung teknologi dual SIM alias SIM ganda. Fitur dual SIM itu, seperti disinggung di atas mungkin dilakukan dengan kombinasi SIM fisik menggunakan SIM Tray dan dan e-SIM.

Namun, kala peluncurannya September lalu, pihak Apple menyebut khusus untuk pasar Tiongkok, iPhone XS dan XS Max akan hadir dengan kemungkinan dual SIM yang keduanya adalah SIM fisik. Sementara, pasar lain di luar Tiongkok akan mendapat varian iPhone XS dan XS Max dual SIM gabungan fisik dan e-SIM.

Menurut laman TheVerge, setidaknya ada sembilan negara yang menawarkan dukungan e-SIM di iPhone XS dan iPhone XS Max. Kesembilan negara tersebut yaitu Austria, Kanada, Kroasia, Republik Ceko, Jerman, Hungaria, India, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat (AS). Ya, Indonesia tidak ada dalam daftar.

Jika iPhone XS dan XS Max yang akan masuk ke Indonesia adalah varian dengan dual SIM gabungan teknologi SIM fisik dan e-SIM, dapat dipastikan bahwa fungsi kartu e-SIM tidak dapat digunakan. Sebab beberapa waktu lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebut bahwa Indonesia belum akan menyiapkan aturan e-SIM dalam waktu dekat.

Terkait e-SIM, meski Indonesia belum siap secara regulasi dan implementasinya, lain lagi dengan dua operator seluler, Telkomsel dan XL Axiata. Dua provider telekomunikasi kenamaan itu mengaku siap dengan implementasi teknologi e-SIM. Sepakat, keduanya sama-sama menyoal regulasi yang belum siap untuk teknologi e-SIM di Indonesia.

(ryn/JPC)