Murray mundur di Marseille Terbuka bulan depan

Jakarta,  (ANTARA News) – Petenis Inggris Andy Murray mundur dari kejuaraan Marseille Terbuka yang akan dilaksanakan bulan depan akibat adanya kemungkinan untuk menjalani operasi.
   
Mengutip laporan Reuters, Jumat, juara tiga kali Grand Slam itu tengah berjuang dalam pemulihan usai menjalani operasi pinggul pada Januari tahun lalu, dan tersingkir dari putaran pertama Australia Terbuka pada hari Senin yang kemungkinan menjadi turnamen profesional terakhirnya.
   
Murray, yang dijadwalkan mengikuti pertandingan di Montpellier dan Dubai bulan depan, mengatakan bahwa ia punya dua pilihan yaitu menjalani operasi atau terus menahan sakitnya hingga Wimbledon sebagai salam perpisahan bagi penggemarnya.
   
“Dengan niat kuat untuk kembali tahun ini, mantan petenis nomor satu dunia telah menjadwalkan turnamen Marseille dalam jadwalnya. Namun akibat sakit pinggul yang diderita, Andy Murray kemungkinan akan kembali menjalani operasi dan turnamen ke depan termasuk Marseille tidak akan diikuti, tulis penyelenggara dalam sebuah pernyataan resmi.
   
Murray mengaku bahwa pengunduran dirinya dari turnamen tersebut merupakan keputusan sulit mengingat adanya kenangan yang ia sukai dari turnamen tersebut.
   
“Tentu sulit, tapi saya tidak punya pilihan lain. Saya sangat tertarik untuk kembali ke Marseille, di mana saya menang pada tahun 2008. Juara ini menjadi salah satu awal dari karir saya dan meninggalkan kenangan yang membanggakan,” kata Murray dalam sebuah pernyataan.
   
Sementara itu, Direktur Turnamen Marseille Jean-Francois Caujolle mengutarakan kesedihannya atas apa yang dialami Murray, yang dia pandang sebagai petenis hebat dan sarat akan pengalaman pada pertandingan terberat.
   
“Saya berdoa agar dia bisa menjalani persoalan ini dan bisa kembali ke lapangan untuk mengakhiri karirnya dengan caranya sendiri. Ia layak mendapatkannya,” tutur Caujolle.

Baca juga: Murray tersingkir
  

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019