Lifter Rusia Akkaev diskors delapan tahun karena tiga kali doping

Jakarta (ANTARA News) – Mantan juara dunia angkat besi asal Rusia Khadzhimurat Akkaev terkena sanksi skorsing selama delapan tahun karena untuk ketiga kalinya terbukti melakukan pelanggaran doping sejak 2005, kata federasi angkat besi Rusia.

Lifter berusia 33 tahun itu, yang meraih juara dunia kels 105 kilogram di Paris pada 2011 dan peraih medali perak kelas 94 kilogram pada Olimpiade 2004 di Athena, harus menjalani masa skorsing hingga 1 Agustus 2024.

“Federasi Angkat Besi Internasional telah mengabarkan kepada kami bahwa Khadzhimurat Akkaef didiskualifikasi selama delapan tahun, ” kata Aleksandar Petrov, ketua komisi antidoping di Federasi Angkat Besi Rusia, seperti dikutip kantor berita TASS.

“Masa hukuman yang cukup lama tersebut berdasarkan fakta bahwa atlet tersebut telah tiga kali melakukan pelanggaran terkait doping selama karirnya.

Petrov mengatakan, Akkaev bisa mengajukan banding atas hukumannya, namun hingga kini lifter tersebut belum menghubungi federasi atas kasusnya.

Sementara itu Federasi Atletik Rusia hari Jumat lalu mengatakan bahwa pihaknya akan mencabut pengajuan bandingnya atas keputusan badan atletik dunia (IAAF) terkait sanksi skorsing dalam kasus doping yang di dukung kalangan pemerintah di Rusia.

Baca juga: China bela juara olimpiade hadapi tuduhan doping

Baca juga: Balik ke Rusia, pakar Wada selidiki lagi kasus doping

Baca juga: Skorsing terhadap atlet atletik Rusia akan dicabut pada 2019

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019