Garmin Instinct Tampil Memukau, Punya Ketahanan Berstandar Militer

JawaPos.com – Perangkat arloji pintar alias smartwatch terbaru Garmin Instinct resmi meluncur ke pasaran Indonesia. Seperti namanya, smartwatch ini diklaim membawa keandalan dan ketahanan khas kebutuhan militer dengan standar MIL-STD-810G (Standar Militer Amerika Serikat).

Managing Marketing Garmin Indonesia Rian Krisna mengatakan, smartwatch GPS yang diklaim kuat dan tangguh ini sudah dilengkapi dengan fitur yang akan mendukung kegiatan outdoor penggunanya. “Smartwatch ini dilengkapi dengan kompas tiga sumbu dan altimeter barometrik yang sudah terpasang, ditambah dukungan untuk berbagai sistem satelit navigasi global (GPS, GLONASS, dan Galileo),” ujarnya dalam presentasinya di peluncuran Garmin Instinct di Jakarta, Kamis (22/11).

Selain dukungan kompas dan GPS, lanjut dia, jam pintar ini juga dilengkapi dengan pengukur denyut jantung dari pergelangan tangan. “Selain data GPS, ABC (altimeter, barometer, dan kompas), serta sensor denyut jantung, Instinct juga dilengkapi berbagai aplikasi olahraga bawaan, konektivitas pintar, dan data kesehatan,” imbuhnya.

Garmin Instinct, Smartwatch Garmin Instinct, Garmin Instinct HargaSmartwatch Garmin Instinct, usung ketahanan militer dengan standar MIL-STD-810. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Lebih jauh, bicara soal ketahanan militer karena sudah mengusung sertifikasi MIL-STD-810G, Garmin Instinct dikatakan andal untuk ketahanan panas, guncangan, dan air. Dengan bodi yang terbuat dari polimer yang diperkuat serat, Instinct disebut mampu menghadapi suhu dari -20 derajat celcius hingga 60 derajat celcius. Selain itu, jam ini juga diklaim kedap air hingga mencapai kedalaman 100 meter. Termasuk tahan terhadap korosi sehingga tetap tangguh di tengah lingkungan maritim yang banyak mengandung garam.

Daya tahan baterai Instinct disebut dapat mencapai hingga 14 hari dalam mode jam tangan pintar, 14 jam dalam mode GPS, dan hingga 35 jam dalam mode hemat baterai UltraTrac. Sebagai perangkat smartwatch, smartwatch ini juga memungkinkan koneksi ke smartphone lewat aplikasi Garmin Connect.

Saat disambungkan dengan ponsel pintar yang kompatibel, pengguna Garmin Instinct dapat membiarkan ponsel tersimpan dan terlindung, sambil tetap menerima notifikasi pintar seperti SMS, email, dan pemberitahuan lainnya langsung pada pergelangan tangan. Lainnya, ada pula fitur-fitur khas Garmin sebagai perangkat outdoor, seperti fitur komunitas kebugaran online tempat pengguna dapat melacak workout. Kemudian pola tidur seperti berapa banyak waktu yang dihabiskan dalam tidur ringan, tidur nyenyak, dan siklus REM, serta berkompetisi dalam tantangan kebugaran virtual.

Garmin Instinct tersedia mulai 22 November di Urban Republic, Erafone Store, Erafone.com, dan Blibli.com. Pilihan warna di antaranya, Graphite, Tundra, dan Flame Red. Sementara urusan kantong, Garmin Instinct dibanderol seharga Rp 4,499 juta dengan paket bundling tas punggung Oakley.

(ryn/JPC)