Dianggap Minim Upgrade, iPhone Terbaru Gunakan Fingerprint di Layar?

JawaPos.com – Meski Apple merupakan salah satu merek paling populer di dunia dalam industri teknologi, namun tidak semua langkahnya diterima oleh pelanggan. Banyak yang percaya bahwa seri iPhone Apple terbaru, termasuk iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR, gagal membangkitkan keinginan konsumen untuk melakukan upgrade. Menyadari hal tersebut, Apple disebut tengah mempersiapkan terobosan baru di perangkat iPhone generasi mendatang dengan teknologi fingerprint di layar atau in screen fingerprint scanner.

Sebagaimana JawaPos.com lansir dari laman Gizchina, Selasa (4/12), kabar soal dipersiapkannya iPhone terbaru yang akan mengusung teknologi in screen fingerprint adalah upaya inovasi Apple dalam merebut pasar. Menurut Patently Apple, raksasa teknologi itu serius mempertimbangkan untuk meluncurkan kembali teknologi pengenalan sidik jari dalam desain baru.

Teknologi tersebut yang paling mungkin adalah pengenalan sidik jari di layar. Selain itu rumor juga diperkuat dengan awal Agustus tahun ini bahwa Apple telah mengajukan permohonan paten untuk sidik jari di layar.

iphone minim upgrade, iphone fingerprint layar, iphone 2019 fingerprintVivo V11, smartphone dengan teknologi in screen fingerprint scanner yang sudah meluncur di Indonesia. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Lebih jauh, sumber menunjukkan bahwa Apple saat ini tengah mengevaluasi pemasok sensor biometrik seperti O-film, General Interface Solution, dan TPK Holding. Selain iPhone terbaru, menariknya, iPad baru tahun depan juga akan mengadopsi pengenalan sidik jari di layar bahkan sebelum iPhone baru dengan teknologi tersebut melenggang ke pasaran.

Selain soal iPhone, Apple mengatakan bahwa O-film, General Interface Solution, dan TPK Holding juga merupakan pemasok teknologi sidik jari ‘ultrasonik’ di layar lebar ultrasonik yang akan digunakan Samsung Galaxy S10 tahun depan. Jadi, untuk smartphone flagship dengan teknologi in screen fingerprint nantinya bukan hanya iPhone, namun juga Samsung dengan Galaxy S10.

Menyoal teknologi pemindai sidik jari di bawah panel layar sejatinya bukanlah hal baru. Jika Apple dengan iPhone terbarunya atau bahkan Samsung dengan Galaxy S10-nya baru dirumorkan bakal mengusung teknologi tersebut, lain halnya dengan vendor-vendor Tiongkok seperti Vivo. Vivo bahkan telah meluncurkan teknologi tersebut di perangkat non-flagship-nya pada September lalu di Indonesia melalui perangkat Vivo V11 yang dijual dengan harga Rp 4,9 jutaan.

(ryn/JPC)