Ternyata, Insiden Peluru Nyasar ke Gedung DPR Bukan Kali Pertama Terjadi

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Aboebakar Alhabsyi meminta pengelola Lapangan Tembak di Senayan, Jakarta Pusat, segera melakukan penataan agar tidak ada lagi insiden peluru nyasar hingga menembus ruang kerja anggota DPR RI.

Menurut Aboebakar, insiden peluru nyasar itu bukan hal yang pertama. Sebelumnya juga pernah terjadi menembus ruang kerja eks Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin. Peluru menembus kaca ruang kerjanya di lantai 8 gedung DPR pada 2 Oktober 2017 silam.

BERITA TERKAIT +

“Perlu ada penataan yang lebih bagus di Lapangan Tembak Senayan. Misalkan saja, pengetatan jenis senjata yang bisa dipakai, yaitu jenis senjata khusus olah raga yang jangkauannya tidak terlalu jauh,” kata Aboebakar kepada Okezone, Kamis (18/10/2018).

Tidak hanya itu, tidak sembarang orang bisa latihan di Lapangan Tembak, harus melalui pendampingan khusus dari pelatih yang profesional agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Aspek kehati-hatian dan keselamatan harus menjadi prioritas, karena yang dilakukan adalah memegang senjata api, sehingga perlu kontrol ekstra untuk menjamin keselamatan orang disekitar,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, penembakan terjadi pada Senin 15 Oktober kemarin sekira pukul 14.45 WIB. Peluru mennembus ruang kerja Wenny Waraouw, serta jendela ruangan milik Anggota DPR dari Fraksi Golkar fraksi Partai Golkar Bambang Heri Purnama di lantai 13.

(Baca Juga: Cerita Vivi soal Lubang di Ruangannya: Setelah Ditusuk Pulpen, Kayak Ada Peluru)

Dua hari kemudia, pada Rabu 17 Oktober kemarin ditemukan lagi tiga peluru, masing-masing di ruang kerja anggota 10 Fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya di lantai 10 dan Didik Mukriyanto lantai 9, serta anggota Fraksi PAN Totok Daryanto di lantai 20.

Pelaku pun ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, masing-masing seorang PNS di Kementerian Perhubungan berinisial IAW dan RMY. Polisi menyimpulkan peluru di gedung DPR RI itu peluru nyasar yang berasal dari pistol pelaku saat latihan di Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta Pusat.

(kha)