Malam 1 Sura, Mbah Sutrisno Tewas Membiru Digigit Ular

WONOSOBO – Mbah Sutrisno (58) tewas bersamaan dengan warga saat menunggu detik-detik pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah atau malam 1 Sura. Warga curiga, saat menemukan tubuh korban tak bergerak dengan kondisi membiru yang diduga racun mematikan.

Peristiwa nahas itu bermula saat warga Dusun Parakan Dawa Desa Beran Kecamatan Kepil menemukan korban tak bernyawa. Setelah diperiksa du bawah sorot lampu penerangan, warga curiga karena melihat dada korban membiru.

BERITA TERKAIT +

“Setelah diperiksa terjadi orang meninggal dunia yang diduga karena digigit ular. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya dua lubang bekas gigitan di pinggang korban dan adanya kebiru-biruan di bawah dada yang dimungkinkan akibat bisa ular,” kata Kabag Ops Polres Wonosobo, Kompol Sutomo, Selasa (11/9/2018).

Berbekal keterangan dari petugas medis itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan warga, korban diketahui berangkat ke ladang pada Senin 10 September sekira pukul 07.00 WIB. Namun, hingga menjelang Maghrib korban tak kunjung pulang.

“Kemudian istri korban minta tolong kepada tetangga untuk mencari korban. Sekira pukul 18.15 WIB saksi menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, dengan posisi miring ke kiri dan wajah menghadap ke tanah,” terangnya.

Seketika, warga geger dan berdatangan ke lokasi kejadian untuk memastikan kejadian tersebut. Apalagi, saat itu warga tengah bersiap begadang untuk menunggu detik-detik malam 1 Sura. “Selanjutnya warga melapor ke kepada desa setempat dan diteruskan ke polisi. Atas kejadian itu, pihak keluarga menerima dan menolak korban untuk diotopsi,” pungkasnya.

(kha)