1 Dari 3 Orang Indonesia Idap Stroke, Kenali Faktor Risikonya

JakartaStroke merupakan penyakit yang terjadi akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah di otak. Prevalensi stroke di Indonesia berdasarkan Riset Dasar Kesehatan (Riskesdas) 2013 tercatat sebesar 12,1 persen dengan provinsi tertinggi adalah Sulawesi Selatan (17,9 persen).

Kepada detikHealth, Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), dr Mursyid Bustami, SpS (K), KIC menjelaskan ada faktor-faktor penyebab stroke yang tidak bisa dihindari. Yakni usia (makin lanjut usia makin besar risiko), ras kulit hitam, genetik (bukan diturunkan, namun jika ada riwayat keluarga maka risiko juga semakin besar).

Usia 45 tahun ke atas menjadi rawan stroke, sehingga 1 dari 3 orang berusia 45 tahun ke atas di Indonesia ditemukan mengidap stroke. Walaupun begitu, stroke bisa mengenai semua usia baik tua maupun muda. Misal karena ada kelainan bawaan pembuluh darah yang dibawa sejak lahir.


Ada juga faktor-faktor yang dapat diubah atau dihindari, kebanyakan berkaitan dengan gaya hidup. Faktor risikonya meliputi:

1. Hipertensi
2. Diabetes
3. Gangguan pembekuan darah
4. Penyakit jantung, misal gangguan irama jantung (aritmia)
5. Merokok
6. Kolesterol tinggi
7. Obesitas atau kegemukan
8. Kurang olahraga atau gaya hidup sedenter
9. Stres

Tahun ini Riskesdas akan kembali dikeluarkan dan dr Mursyid berharap angkanya tidak semakin naik. Namun naik atau tidaknya bergantung pada pengendalian faktor risiko seperti di atas. Sehingga ia menekankan perlunya mengetahui dan mengendalikan faktor risiko agar bisa mencegah dari terkena stroke.

“Cuma sekarang banyak orang yang nggak sadar bahwa dia banyak merokok bakal stroke, dia banyak makan makanan berlemak, darah tinggi, gula darahnya nggak terkontrol. Kadang orang yang sudah tahu itupun nggak semuanya mau berhenti merokok misalnya,” pungkas dr Mursyid.

(frp/up)Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.