DKI Coret Anggaran Pembangunan 3 Rusun

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Tingkat Tinggi Pasar Rumput. Foto: MI/Bary Fathahilah.

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencoret anggaran pembangunan tiga rusun. Anggaran itu dihilangkan karena pembangunan batal dilakukan tahun ini.
 
Tiga rusun yang pembangunannya dibatalkan masing-masing BKT Cakung, PIK Pulogadung, serta revitalisasi rusun di Karang Anyar. Anggaran pembangunan rumah susun di BKT Cakung Rp361,4 miliar. Pemprov DKI sedianya membangun empat tower dengan 1.020 unit.
 
Anggaran rusun PIK Pulogadung sebanyak Rp118,2 miliar. Pemprov DKI berniat membangun 2 tower dengan jumlah 510 unit menggunakan duit itu.
 
Anggaran revitalisasi rusun Karang Anyar, Jakarta Pusat, sebesar Rp162,8 miliar juga dicoret. Anggaran tersebut untuk memperbaiki 2 tower dan 421 unit.

Baca: Pemprov DKI Batal Membangun 250 Ribu Rusun

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat Melly Budiarti mengatakan, waktu pembangunan tidak cukup hingga akhir 2018. Ia memastikan tidak ada pembangunan rusun baru tahun ini.
 
“Nanti anggarannya dimasukan ke perencanaan tahun depan. Nanti kita usulkan ke multiyear. Jadi di tahun depan ada lima kegiatan,” ungkapnya.
 
Hingga saat ini, total penyerapan APBD 2018 di Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat DKI Jakarta baru mencapai 14,32 persen. Jumlah itu setara Rp454 miliar dari jumlah Rp3,17 triliun.

(FZN)

DAFTAR SBOBET Id/ akun/ account anda di Master Agen Sbobet Resmi IDHOKI Indonesia Online Terbaik Terpercaya Terbesar dan Mainkan Live Sport Bola Casino Online Seperti Roullete Sicbo, CS LiveChat Kami Akan Membantu Cara Daftar Sbobet Dengan Tahapan Yang Sangat Mudah, Cepat & Aman.